Sabtu, 27 Juli 2013

ANNUAL REPORT PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 2012, Peserta Annual Report Award (ARA)

Annual Report (Laporan Tahunan) kini tidak lagi sebatas pelaporan pertanggungjawaban manajemen dalam RUPS, namun telah menjadi media komunikasi yang efektif kepada semua pihak tentang kinerja dan prospek perusahaan ke depan. 
Keikutsertaan dalam Annual Report Award 2012 merupakan wujud penerapan Good Corporate Governance serta dapat menjadi sarana bagi perusahaan untuk memperoleh masukan dari berbagai kalangan tentang seberapa baik laporan tahunan tersebut sekaligus semakin memantapkan keberadaan perusahaan di komunitas industri. 

ANNUAL REPORT PT Pos Indonesia (Persero) yang disusun oleh Tim IPO - PT Pos mulai tahun ini adalah yang pertama kali mengikuti Annual Report Award (ARA)  . . . . . click di http://www.posindonesia.co.id/index.php/download
Penyelenggaraan Annual Report Award (ARA) itu sendiri didukung oleh Badan/Dewan/Komite/Institusi terkemuka di Indonesia, yaitu :
• Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
• Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG)
• Bank Indonesia (BI)
Indonesia Stock Exchange - Bursa Efek Indonesia (IDX)
• Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia
• Kementerian Negara BUMN Republik Indonesia
• Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Terlaksananya keikut-sertaan Annual Report PT Pos Indonesia (Persero) dalam ARA tahun ini merupakan suatu perjuangan dan hasil kerja besar.
Mengingat Annual Report Award (ARA) tersebut adalah ajang yang cukup bergengsi, dengan Kriteria Umum Penilaian:
• Memberikan gambaran yang baik dan jelas mengenai kegiatan operasional perusahaan dan penjelasan mengenai kinerja perusahaan serta indikasi arah perusahaan di masa yang akan datang;
• Informasi yang jelas mengenai penerapan Good Corporate Governance;
• Penyajian informasi keuangan yang baik dan informatif sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku di Indonesia;
• Kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.

Bentuk Penghargaan:
• Sertifikat yang ditandatangani Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (semua pemenang);
• Sertifikat yang ditandatangani Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan (semua peserta);
• Tidak dilakukan pemeriksaan pajak untuk tahun buku 2012 (semua pemenang);
• Pemotongan biaya pencatatan/listing fee sebagai Emiten di Bursa Efek Indonesia (semua pemenang);
• Publikasi pemenang di media massa (semua pemenang);
• Pengurangan Initial Fee Corporate Member, free pelatihan dan anggota perorangan IAI (semua pemenang);
• Penghargaan dari Komite Nasional Kebijakan Governance (semua pemenang);
• Penghargaan dari Bank Indonesia (semua pemenang);
• Pengurangan biaya pemeringkatan perusahaan oleh Pefindo (semua peserta);
• Pengurangan biaya riset ekuitas oleh Pefindo (semua peserta).

Dikompilasi oleh :



Phone/Fax. 022-4218995

Minggu, 20 Januari 2013

Progress Persiapan Privatisasi (Pra-IPO)

Rencana privatisasi (IPO) PT Pos Indonesia sudah sampai pada tahap Presentasi Dirut PT Pos Indonesia di dalam Rapat Komite Privatisasi BUMN.
Presentasi tersebut telah dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Januari 2013 bertempat di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta. 

Adapun materi presentasi oleh Dirut PT Pos Indonesia tersebut meliputi :
  • PELUANG & TANTANGAN INDUSTRI POS  
  • PROFIL PERUSAHAAN 
  • KINERJA PERUSAHAAN 
  • RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
  • RENCANA PRIVATISASI  
  • MANFAAT PRIVATISASI
  • PERAN PSO (Public Service Obligation) 
  • KESIMPULAN
Pemaparan Dirut PT Pos Indonesia dalam Rapat Komite Privatisasi BUMN tersebut berjalan lancar.
Saat ini Tim IPO dan jajaran Direksi  PT Pos Indonesia masih menunggu hasil Rapat Komite Privatisasi BUMN tersebut.

Mari kita do'akan "Semoga semua putusan akan memberikan hasil terbaik bagi kita"

Dikompilasi oleh;
Kanaidi, SE., M.Si - Tim PRIVATISASI / IPO  PT Pos Indonesia (Persero).

Kamis, 27 Desember 2012

IPO (Privatisasi/Go Public) PT Pos Indonesia tahun 2013 sebagai salah satu Milestone Transformasi Pengelolaan Perusahaan

Sebagaimana telah kami bahas sebelumnya bahwa melalui IPO PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerja dan nilai tambah perusahaan di samping meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemilikan saham perusahaan. 
Hal ini sejalan dengan maksud dan tujuan privatisasi sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), antara lain terutama untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan, menciptakan struktur keuangan dan manajemen keuangan yang baik dan kuat, serta menciptakan struktur industri yang sehat dan kompetitif.  

Sejalan dengan hal itu pula PT Pos Indonesia (Persero) telah merancang Program Revitalisasi 2012 – 2016,  di mana rencana IPO tahun 2013 adalah sebagai salah satu milestone transformasi perusahaan.

Persiapan PT Pos Indonesia (Persero) dalam rangka pra IPO juga mengacu pada kebijakan privatisasi BUMN dan sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN No. PER-01/MBU/2010 tentang cara Privatisasi, Penyusunan Program Tahunan Privatisasi dan Penunjukan Lembaga dan/atau Profesi Penunjang serta Profesi Lainnya.
Persiapan internal PT Pos Indonesia (Persero) untuk IPO yang telah dilakukan sejauh ini,  sebagai berikut:

1. Pembentukan Proyek Persiapan IPO internal PT Pos Indonesia (Persero) berdasarkan Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) No. 54/Dirut/0711 tanggal 17 Juli 2011, yang tugas utamanya adalah mempersiapkan perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana di pasar modal.


2. Penunjukan Financial Advisor (FA) sejak bulan Januari 2012 yang setelah proses Beauty Contest. Tugas utama konsultan FA adalah menyiapkan aspek komersial dan keuangan PT Pos Indonesia (Persero) dalam kaitannya dengan persiapan perusahaan menuju perusahaan terbuka. Dari aspek persiapan internal perusahaan ini, konsultan FA melakukan uji tuntas laporan keuangan dan perpajakan, kemudian dilanjutkan dengan analisa aset dan liabilitas perusahaan. Selanjutnya konsultan FA akan membantu PT Pos Indonesia dalam menyusun equity story guna keperluan IPO.



3. Penunjukan Konsultan Hukum internal pra IPO perusahaan. Hal ini dilakukan sebagai komplementer aspek persiapan internal perusahaan yang telah dimulai dengan konsultan FA, sehingga baik aspek komersial dan legal dalam proses pra IPO dapat tuntas dikerjakan. Konsultan hukum internal pra IPO ini akan mengkaji seluruh kontrak-kontrak yang ada di perusahaan, mereview semua dokumen dan statuta aset perusahaan serta menetapkan dokumentasi untuk legal audit.


4. Aspek persiapan internal  lainnya yang kami lakukan adalah mengadakan workshop dan sosialisasi tentang rencana IPO PT Pos Indonesia di kalangan pejabat internal setingkat SVP, VP, dan Manajer Kantor Pusat.  Sosialisasi ini dilakukan bekerja sama dengan  narasumber pasar modal, ketua asosiasi pialang pasar modal, serta dari perusahaan sekuritas. Materi sosialisasi antara lain tentang manfaat perusahaan sebagai perusahaan terbuka, pengaruh IPO bagi karyawan dan manajemen, serta prosedur go public.

5. Penyusunan Business Plan 2012 – 2016 juga telah dilakukan dengan bantuan konsultan. Business Plan ini telah memuat prospek dan target perusahaan hingga tahun 2016 yang cukup progresif dan menjanjikan pertumbuhan perusahaan yang sangat prospektif. Penyusunan Business Plan yang memuat langkah-langkah strategis perusahaan ini akan membantu pemahaman calon investor terhadap prospek PT Pos Indonesia (Persero) di mana di dalamnya memuat program peningkatan target kinerja keuangan yang akan mengalami laverage yang sangat tinggi sampai dengan akhir tahun 2016.

6. Persiapan lain yang tengah kami jalankan antara lain pelaksanaan pemeringkatan perusahaan (corporate rating) oleh PT Pemeringkatan Efek Indonesia (PEFINDO), pelaksanaan konsultansi Good Corporate Governance (GCG), pelaksanaan konsultansi media campaign bagi peningkatan corporate image, serta rencana Seminar Nasional persiapan IPO PT Pos Indonesia (Persero).


Berlebih kiranya dapat disampaikan pula perkembangan kinerja PT Pos Indonesia (Persero) yang terus semakin membaik selama tiga tahun terakhir ini. Tahun 2011 jumlah revenue  meningkat sebesar 14,34%, dangan laba bersih  meningkat sebesar 234,54% dari tahun 2010. Sementara itu penjualan sampai dengan akhir semester pertama tahun 2012 meningkat sebesar 14,85%, dengan perolehan laba sampai akhir semester pertama 2012 meningkat sebesar 89% dibandingkan laba akhir semester pertama tahun 2011.

Dengan kinerja PT Pos Indonesia (Persero) yang semakin baik dan cerahnya prospek binsis perusahaan di masa depan, maka kita yakin PT Pos Indonesia (Persero) akan sukses dalam program privatisasinya.


Dikompilasi oleh :

Kanaidi, SE., M.Si - Tim PRIVATISASI / IPO  PT Pos Indonesia (Persero).


Related Posting :