Seminar
dengan tema “Paving The Path To IPO PT Pos Indonesia (Persero)” telah diselenggarakan pada tanggal 31 Mei 2012 di
Gedung Wahana Bhakti Pos Bandung.
Seminar ini
dilaksanakan sebagai persiapan diri Pos Indonesia dalam menghadapi
Initial Public Offering (IPO) yang direncanakan pada tahun 2013
mendatang.
Seminar tersebut merupakan ajang sosialisasi bagi para
pimpinan perusahaan untuk mendengarkan secara langsung paparan dari para
narasumber yang sangat kompeten di bidangnya.
Hadir sebagai narasumber pada Seminar tersebut:, antara lain :
1. Pandu Djajanto
(Deputi Bidang Restrukturisasi & Perencanaan Strategis BUMN
Kementerian BUMN),
2. Aloysius (Executive Director PT Danareksa (Persero)),
3. DR. I Putu Gde Ary Suta (Chairman of The Ary Suta Center),
4. C. Paul
Tehusijarana Managing (Director PT Mandiri Sekuritas),
5. Umi Kulsum (Head of
Listing Division, Service Sector, PT Bursa Efek Indonesia).
Seminar ini juga bertujuan agar segenap
jajaran Pos Indonesia dapat menyerapnya dengan baik dan mempersiapkan
diri segala sesuatu yang diperlukan bagi perusahaan untuk menuju IPO.
Melalui IPO Pos Indonesia, struktur
permodalan akan lebih membaik dan memungkin Pos Indonesia memiliki
kinerja yang oprimum pada 2016. Beberapa aspek pendekatan perencanaan
IPO telah dicanangkan diantaranya aspek persiapan internal, aspek pasar
modal dan aspek kebijakan.
Target transformasi pengelolaan telah
dirancang program Revitalisasi pelaksanaan IPO tahun 2013 dan akan
dijadikan milestone 2012-2016, di mana peningkatan mutu layanan dan
efisiensi proses operasi di tahun ini akan menjadi pijakan ke arah
pengembangan core business perusahaan di tahun 2013-2014 dengan
membentuk anak-anak perusahaan antara lain di bidang logistik, property
dan jasa keuangan Pos Indonesia.
Diharapkan di akhir tahun periode
perencanaan revitalisasi jangka panjang ini di tahun 2016 akan memiliki
daya saing yang kuat dengan fundamental bisnis yang kokoh. Dengan telah
ditetapkannya bentuk korporasi yang bertransformasi menjadi multi
korporat, maka segenap jajaran Direksi Pos Indonesia menetapkan target
revenue yang tumbuh secara progresif bagi perusahaan secara total
senilai Rp. 11 Triliun.